Showing posts with label Program dan Kegiatan. Show all posts
Showing posts with label Program dan Kegiatan. Show all posts

Friday, 30 September 2016

,

[PENGUMUMAN]

Selamat pagi, GAMAers!

Empat tahun lalu, 14 Oktober 2012, lima anak muda bergabung dan mendirikan komunitas Gamananta di Ranu Kumbolo, Gunung Semeru. Berbekal semangat dan tekad, untuk melakukan dan mendokumentasikan perjalanan mengenal Indonesia berwawasan konservasi.

Dalam rangka menyambut dan merayakan hari ulang tahun komunitas Gamananta yang ke-4, kami mengajak untuk bernostalgia dalam acara kemah ceria di Ranu Kumbolo, yang rencananya akan diselenggarakan selama 3 hari 2 malam pada hari Sabtu-Minggu-Senin tanggal 22-24 Oktober 2016.

Adapun rencana perjalanan awal terlampir di link berikut, yang masih bisa berubah menyesuaikan kondisi di lapangan: https://drive.google.com/file/d/0B_HhMnL-1b6bQUI2U09CUTJSYzg/view?usp=sharing

Ada GAMAers yang berminat? 

Silakan mendaftarkan diri dan konfirmasi keikutsertaan, sekaligus informasi lebih lanjut terkait iuran biaya pendakian pada dua kontak yang tertera berikut:
  • Rifqy Faiza Rahman:​ 0822-33822-4995
  • Jauhar Syauqi:​ 0857-1240-0989

Yuk ikut berkemas dan berjalan. Ji! Ro! Lu! Budal! :)

Tuesday, 1 December 2015

,

Setiap orang dapat dan bebas melakukan perjalanannya sendiri. Sebagian besar di antaranya, mampu mendokumentasikan perjalanannya berupa foto maupun video. Sebagian besar, bahkan mampu bercerita secara lisan pengalaman perjalanannya kepada teman-teman terdekatnya.

Namun, tak semuanya, mungkin sebagian kecil di antara mereka yang mau dan mampu menuliskan perjalanannya. Berbagai macam alasan dikemukakan, mulai dari keterbatasan waktu, ketidaktahuan harus mulai dari mana, hingga alasan yang paling klasik: tidak bisa menulis.

Berangkat dari situasi demikian, maka Gamananta tergerak untuk kembali menggelar pelatihan singkat bagi sahabat, baik anggota Gamananta maupun bukan, untuk mau memulai menulis perjalanannya. Benar-benar menulis, menggambarkan dengan untaian kata-kata, kalimat per kalimat.

Pelatihan berupa mini workshop ini bertajuk: Travel Blogging, Show Your Journey In Words. Dalam acara ini, akan ada dua materi utama. Pertama, tentang tahap-tahap memulai blog sebagai media utama menulis perjalanan, yang akan dibawakan oleh Mohammad Lutfi Hidayat, travel blogger di langkahkecil.com. Kedua, tentang bagaimana membuat cerita perjalanan kalian bermakna yang akan disampaikan oleh Rifqy Faiza Rahman, travel blogger di papanpelangi.co. Di penghujung acara, rencananya akan digelar praktek langsung menulis. Peserta ditantang untuk menulis cerita dalam jangka waktu yang ditentukan.

Mini workshop ini rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 10 Januari 2016. Bertempat di Rezzen Bakery & Coffee House, Merjosari, Kota Malang.

Dengan biaya partisipasi sebesar Rp 25.000, sahabat sudah mendapatkan fasilitas berupa snack dan minum, serta mini wokshop kit. Kuota terbatas, lho! Jadi buruan daftar supaya segera memulai untuk menulis pengalaman perjalanan kalian. Batas akhir pendaftaran peserta mini wokshop adalah tanggal 31 Desember 2015. Dengan menghubungi kontak yang tercantum berikut ini:

Rendra: 0857-3014-0597 (Whatsapp) / 32F7AA63 (BBM)
Oki: 0857-1240-0989 (Whatsapp) / 7E6FF742 (BBM)

Ditunggu keikutsertaannya, ya, Ji! Ro! Lu! Budal!

Monday, 30 November 2015

,

Hari ini, adalah hari pertama di bulan Desember. Di Malang dan sekitarnya, hujan sudah memulai musimnya. Dan di gunung-gunung di sekitarnya, sudah mulai jarang terdengar kabar kemunculan titik api (kebakaran). Di awal musim penghujan, merupakan waktu yang tepat bagi ekosistem kembali menghijau.

Setelah cukup lama libur mendaki gunung, kini saatnya Gamananta kembali menggelar open trip pendakian bersama. Gunung mana kali ini yang menjadi tujuan? Ya, ke Pegunungan Putri Tidur-lah Gamananta akan kembali berkunjung. Sejak komunitas ini berdiri, terhitung sudah sekitar lima kali Gamananta mendaki pegunungan ini.

Open Trip pendakian Gunung Butak (yang termasuk ke dalam gugusan Pegunungan Putri Tidur) untuk kali keenam akan diselenggarakan selama 2 hari 1 malam pada tanggal 19-20 Desember 2015.

Karena kuota untuk peserta pendakian terbatas, maka sahabat GAMAers diharapkan segera mendaftarkan diri ke kontak yang tersedia, yaitu kepada saudara Steven Rendra di nomor: 0857-3014-0597. Penasaran bagaimana rupa rimba Pegunungan Putri Tidur? GAMAers bisa coba mampir ke tulisan berikut.

Bagaimana? Tertarik? Buruan daftar ya!
Ji! Ro! Lu! Budal!

Thursday, 22 October 2015

,
 Pemotongan tumpeng sebagai simbolis oleh Jauhar Syauqi dan diterima oleh Anggrek

Semua bermula pada 13-16 Oktober 2012, kala lima orang: Rifqy, Muchlis, Kurniawan, Uki, dan Anggrek mendaki Gunung Semeru. Cita-cita ingin berdiri di puncak Mahameru, namun harus tertahan akibat keterbatasan fisik. Tiga malam pun dihabiskan di Ranu Kumbolo, 2.400 meter dari permukaan laut (mdpl).

Dan tujuan utama dari pendakian ini sebenarnya pada 14 Oktober 2012. Gamananta (waktu itu masih bernama D'Projecture) dideklarasikan sebagai komunitas.

Tak terasa, kini komunitas yang mengusung semangat dan orientasi konservasi dalam setiap perjalanannya ini sudah berusia 3 tahun. Usia yang masih prematur namun pertanda untuk semakin berkembang.

Di bawah kepengurusan baru yang dipimpin oleh Jauhar Syauqi (Oki) sebagai Chief Executive Officer (setara ketua), Gamananta merayakan ulang tahunnya secara sederhana. Yakni tasyakuran dilanjut makan bersama di rumah salah seorang anggota Gamananta, Fia, yang bertempat di Wagir, Malang.

Konsep acara kali ini serupa saat perayaan anniversary pertama di rumah anggota Gamananta, Tomi. Tasyakuran sederhana dilanjut pemotongan tumpeng dan makan bersama. Bedanya, kali ini menu yang disajikan adalah hasil dari masak sendiri, tanpa memesan katering. Namun tidak mengurangi kebersamaan dan kekhidmatan saat berdoa untuk kemajuan komunitas.

 Urun pendapat dan dukungan demi kemajuan komunitas

Tasyakuran kali ini dihadiri 11 anggota Gamananta yang luang saat itu. CEO Gamananta membuka acara, dilanjutkan doa bersama oleh Rifqy, lalu dilakukan pemotongan tumpeng sebagai simbolis dan diakhiri makan bersama.

Besar harapan dari masing-masing anggota untuk perkembangan Gamananta. Utamanya soal regenerasi agar ada penerus terbaik bagi kepengurusan saat ini. Juga, dukungan untuk merancang program-program komunitas yang bermanfaat dan tetap sesuai pada visi dan misi komunitas sesuai tercantum dalam Pedoman Dasar dan Pedoman Rumah Tangga (PD/PRT) komunitas.

Selamat ulang tahun ke-3, Gamananta! Ji! Ro! Lu! Budal!

(Ditulis oleh: Rifqy Faiza Rahman)

Monday, 14 September 2015

,

Dalam rangka untuk semakin mempererat sesama anggota dan eksistensi komunitas, Gamananta menggelar acara bertajuk Camping Ceria pada tanggal 12-13 September 2015. Lokasinya bertempat di Bumi Perkemahan Bedengan, Dau, Kabupaten Malang.

Bedengan merupakan bumi perkemahan yang dikelola oleh Perhutani dibantu warga setempat. Fasilitas yang cukup lengkap, termasuk pasokan listrik, kamar mandi, dan warung membuat Gamananta memilih Bedengan sebagai lokasi acara utama.

Dimulai pada tanggal 12 September 2015, peserta bersama-sama mendirikan tenda dome sebanyak tiga buah. Lalu menjelang malam, sebagian peserta menyiapkan bahan masakan untuk menu makan malam. Selama proses memasak, sebagian peserta yang lain bermain musik dengan gitar yang dibawa berkemah.

Selain memasak, peserta juga membuat api unggun untuk memberikan kehangatan dan menjadi media masak untuk ayam bakar dan sate sosis. Kedua menu ini dibawa oleh Fita Kartika Sari, yang saat itu datang bersama Caca, putri semata wayangnya. Sebagai pelengkap menu yang disajikan, pengurus Gamananta juga menggelar sesi kopi darat (kopdar) untuk membahas program Gamananta serta ajang berbagi pengalaman perjalanan masing-masing peserta.

Sharing session

Pada hari itu, tidak hanya Gamananta yang menggelar acara di Bedengan. Ada sejumlah rombongan lain yang menggelar acara sejenis diklat keorganisasian, ataupun yang berkemah biasa untuk menghabiskan waktu di akhir pekan.

Cooking Competition-Trekking
Keesokan harinya, pada tanggal 13 September 2015, kegiatan senam pagi mengawali hari sebelum berlanjut ke acara utama, yaitu cooking competition. Dari peserta yang ikut, dibagi menjadi empat kelompok dengan komposisi tiga orang per kelompok. Juri kompetisi memasak ini adalah Fita Kartika Sari, anggota Gamananta yang berasal dari Gondanglegi, Malang.

Masing-masing peserta memiliki menu andalan dan keunikan masing-masing. Mereka ditantang untuk menghasilkan menu makanan dalam waktu 1,5 jam.

 Fita Kartika Sari selaku juri mencoba masakan hasil racikan peserta

Setelah waktu memasak usai, keempat menu makanan disajikan ke hadapan juri dan diberi komentar. Namun penentuan pemenang baru diumumkan setelah peserta trekking santai ke selatan Bedengan. Tepatnya ke kolam alami di sungai yang mengalir dan bersumber dari Gunung Butak-Kawi. Niat awal sebenarnya ingin menuju Coban Brues yang berjarak satu jam perjalanan, namun menurut petugas sedang kering air dan rawan longsor sehingga tidak bisa dikunjungi.

Trekking santai ini menyusuri jalan setapak di sisi barat sungai, melewati sebuah tempat pertapaan Hindu dan sekitar 20 menit perjalanan tiba di kolam yang dimaksud.

 Caca asyik bermain air ditemani kedua peserta yang lain

Meskipun matahari bersinar terik, namun peserta yang ikut trekking sebagian besar antusias bermain air dan mandi di dalam kolam yang berair jernih tersebut. Termasuk Caca, yang awalnya ragu untuk turun ke kolam, akhirnya berbasah ria setelah dirayu peserta yang lain.

Penutupan Acara
Setelah puas trekking santai dan bersih diri, akhirnya tiba di penghujung acara. Fita selaku juri mengumumkan peserta yang menjadi pemenang. Pemenang kompetisi memasak jatuh pada kelompok yang terdiri dari Rendra, Anggrek, dan Ghazy. Masing-masing dari mereka mendapatkan hadiah sebuah clothing pack dari Consina.

 Fita Kartika Sari foto bersama kelompok pemenang kompetisi memasak

CEO Gamananta, Jauhar Syauqi menyerahkan cinderamata kepada Fita Kartika Sari

Panitia juga memberikan apresiasi kepada Fita Kartika Sari yang telah berkenan menjadi juri kompetitsi memasak dalam Camping Ceria kali ini. Gamananta memberikan apresiasi berupa foto sketsa hitam putih dalam bingkai hitam, serta topi rimba dan rompi persembahan dari Bivak Outdoorshop,

Lepas Duhur, acara Camping Ceria resmi ditutup dan diakhiri dengan foto bersama. Setelah packing, peserta meninggalkan Bedengan dan pulang ke rumah masing-masing.

Artikel dan dokumentasi oleh:
Rifqy Faiza Rahman

Follow Us @soratemplates